Seluk-Beluk Mengenai Dunia E-Commerce

Sep 13, 2017 | News

2Perkembangan teknologi dan komputer yang semakin pesat menyebabkan terjadinya perubahan kultur dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age”, media elektronik sangat diandalkan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E-commerce adalah extension dari commerce dengan menggunakan media elektronik.

Meskipun penggunaan media elektronik belum dimengerti secara keseluruhan, tapi dessakan bisnis memicu para pelaku bisnis untuk menggunakannya. Bisnis online akan memberikan kemudahan, baik bagi pemilik usaha maupun konsumen. E-commerce (perdagangan elektronik atau e-dagang) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik, seperti internet, televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.

Content Sosmed 8Commerce 16-10-17E-commerce sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994, di mana saat itu banner elektronik digunakan untuk mempromosikan iklan di suatu website. Saat ini, e-commerce sudah merajalela dan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Tidak hanya di luar negeri saja, e-commerce Indonesia sudah sangat mudah untuk ditemukan.

Baca juga: Keuntungan Situs E-commerce Dibandingkan Marketplace

Faktor yang Menjaga Keberlangsungan E-Commerce

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce dapat bertahan dengan tidak hanya mengandalkan pada kekuatan produk saja, melainkan berbagai aspek lainnya, yaitu:

  • Manajemen yang handal
  • Layanan pembelian yang cepat, tanggap, dan ramah
  • Harga yang kompetitif
  • Informasi barang dan jasa secara lengkap dan jelas
  • Pengiriman tepat waktu
  • Struktur organisasi bisnis yang baik

Baca juga: Jangan Lewatkan 7 Trend E-Commerce di Tahun 2017

Bentuk-Bentuk E-Commerce

Ada beberapa bentuk e-commerce yang ada, yaitu:

  1. Business to Business (B2B)
    2
    B2B adalah tipe e-commerce yang fokus pada kerja sama transaksi antar perusahaan dengan media elektronik.
  1. Collaborative Commerce (C-Commerce)
    Dalam C-Commerce, partner bisnis akan bekerja sama secara elektronik. Kerja sama ini biasa terjadi sepanjang rantai produksi suatu jasa atau barang.
  1. Business to Consumers (B2C)
    Dalam B2C ini, pihak penjual adalah organisasi, sementara pihak pembeli biasanya individu.
  1. Consumer to Business (C2B)
    C2B memungkinkan konsumen melakukan permintaan akan kebutuhannya terhadap barang atau jasa, lalu organisasi atau perusahaan bersaing untuk menyediakan barang tersebut.
  1. Consumer to Consumers (C2C)
    Transaksi antar individu, misalnya menjual produk atau jasa kepada individu lain.
  1. Mobile Commerce
    Mobile commerce memungkinkan para pengguna e-commerce tanpa kabel, seperti mengakses internet dengan telepon genggam.

Setelah mengulas sedikit tentang e-commerce, apakah Anda semakin tertarik untuk menjalankannya? Jika iya, 8commerce bisa menjadi solusi untuk mempermudah bisnis Anda agar mudah masuk ke dalam pasar e-commerce dengan persaingan yang ketat.

8commerce adalah e-commerce enabler yang akan membantu semua proses, mulai dari pembangunan sistem e-commerce, barang masuk ke pelabuhan, masuk ke gudang, hingga memastikan barang yang dipesan tepat waktu diterima oleh pelanggan.

Recent Post

How to Use Social Media to Boost E-Commerce Conversions

Indonesia has around 170 million active social media users, the largest after China and India. This makes social media among the leading avenues for you to market and advertises your products and services. With such a big user base, you will be able to reach many...

How to Upsell and Cross-Sell on Your Online Store

Cross-selling and upselling increases your average order value, creating revenue and profit at very low incremental cost and most importantly build upon your relationships with your customers. Here you can learn more about these two fantastic techniques. What is...

When is the right time to outsource your fulfilment needs?

It is very common for scaled-up businesses and small and mid-sized enterprises (SMEs) to bring their operations in-house as a starting point, but as the business grows, pain points start to show. For example, making the tough decision of whether it’s more beneficial...

A beginner’s guide to fulfilment

If you are just starting an online business or you’ve been selling online for a while, you’ve probably thought about how to send your orders to your customers and what packaging you are going to send it in. Or you might be considering streamlining your fulfilment...

The history of e-fulfilment center

In this article, we are going to learn about the interesting evolution from traditional warehouses to the modern e-fulfilment centers and the role they play as the logistics nerve center of E-Commerce. Fulfillment centers have been revolutionizing the way business is...

Getting to know WMS and OMS, the backbone of e-fulfilment center

As online businesses grow in size and sophistication, they require two essential systems: an order management system (OMS) to manage front-end order processing and a warehouse management system (WMS) to manage back-end order fulfillment. Eventually you’ll need tight...

5 Tips to improve your e-commerce site

5 Tips to improve your e-commerce site Whenever they are browsing online, regardless of whether it’s to buy a product/service or research something, prospective buyers often pay attention to the website’s layout. If a particular website’s design is clunky and...

Choose the right fulfilment center. Follow these guides!

A fulfillment center is often referred to as a third-party logistics (3PL) provider. Some people think a fulfillment center and warehouse serve the same purpose, which is not the case. Fulfillment centers have bigger functions than warehouses. The main role of a...