4 Tips Membuat Email Marketing untuk Musim Liburan

Sep 20, 2016 | Uncategorized

holidaysMusim Liburan sudah dekat. Saat ini adalah saat yang tepat untuk membuat strategi marketing untuk musim liburan, cthnya seperti menyiapkan email marketing. Di artikel ini kami akan membantu Anda untuk menyiapkan email saat musim liburan.
1. Menyiapkan strategi
Email marketing strategi bisa dimulai dengan membuat SWOT analisis – strength, weaknesses, opportunities, threats – untuk brand Anda.

  • Strengths. Banyakanya database email Anda miliki.
  • Weaknesses. Operasional efisiensi
  • Opportunities. Meningkatkan keuntungan dari email dan mendapatkan subsribers
  • Threats. Kompetitor

2. Desain layout email
Membuat email dengan tampilan fresh bisa menjadi kunci untuk mendapatkan pelanggan baru. Anda bisa melakukan A/B testing dengan mencoba mengubah desain tampilan email, sehingga tidak monoton tapi tetap menampilkan kualitas brand Anda.
Brand Starbukcs merubah warna tema mereka menjadi merah untuk musim liburan akhir tahun.
Setelah itu Anda jangan lupa untuk melacak behaviour si penerima email. Ini akan membantu Anda untuk menganalisa email Anda sukses atau tidak. Perubahan sedikit pada desain dan konten, bisa meningkatkan konversi penjualan brand Anda.
3. Coba Ide baru untuk tampil berbeda
Hasil studi oleh Yesmail, semakin banyak brand mengirimkan email akan kurang menarik bagi si penerima email dan Yesmail juga mengungakpkan bahwa 13,4% brand, mengirimkan email lebih sering pada tahun 2015 dibandingkan tahun sebelumnya tetapi open rate email tersebut malah menurun sebanyak 13% dibandingkan tahun sebelumnya.
Saat ini para retailers semakin sulit untuk bisa terlihta stand out dibandingkan kompetitor lainnya. Mungkin Anda bisa mencoba hal berikut

  • Emoticon. Anda bisa mencoba untuk menggunakan emoticon pada subjek email.
  • Ganti nama pengirim. Jika biasanya Anda menggunakan nama perusahaan, Anda bisa mencoba untuk lebih personal, seperti menggunakan nama CEO Anda.
  • Ganti waktu pengiriman. Mencoba untuk mengganti waktu saat mengirim email. Biasanya Anda mencoba di hari kerja mungkin bisa di hari libur atau weekend.
  • Manfaatkan preheader. Preheader pada email juga bisa Anda manfaatkan terutama bagi para pengguna mobile

4. Analisa database email Anda
Pada intinya adalah database email Anda yang menentukan. Sebaiknya database email Anda perlu di cek kembali 6 bulan/sekali. Ini untuk menghindari database email yang sudah tidak valid karena mereka sudah pindah kerja atau mengganti emailnya.

Recent Post

How to Use Social Media to Boost E-Commerce Conversions

Indonesia has around 170 million active social media users, the largest after China and India. This makes social media among the leading avenues for you to market and advertises your products and services. With such a big user base, you will be able to reach many...

How to Upsell and Cross-Sell on Your Online Store

Cross-selling and upselling increases your average order value, creating revenue and profit at very low incremental cost and most importantly build upon your relationships with your customers. Here you can learn more about these two fantastic techniques. What is...

When is the right time to outsource your fulfilment needs?

It is very common for scaled-up businesses and small and mid-sized enterprises (SMEs) to bring their operations in-house as a starting point, but as the business grows, pain points start to show. For example, making the tough decision of whether it’s more beneficial...

A beginner’s guide to fulfilment

If you are just starting an online business or you’ve been selling online for a while, you’ve probably thought about how to send your orders to your customers and what packaging you are going to send it in. Or you might be considering streamlining your fulfilment...

The history of e-fulfilment center

In this article, we are going to learn about the interesting evolution from traditional warehouses to the modern e-fulfilment centers and the role they play as the logistics nerve center of E-Commerce. Fulfillment centers have been revolutionizing the way business is...

Getting to know WMS and OMS, the backbone of e-fulfilment center

As online businesses grow in size and sophistication, they require two essential systems: an order management system (OMS) to manage front-end order processing and a warehouse management system (WMS) to manage back-end order fulfillment. Eventually you’ll need tight...

5 Tips to improve your e-commerce site

5 Tips to improve your e-commerce site Whenever they are browsing online, regardless of whether it’s to buy a product/service or research something, prospective buyers often pay attention to the website’s layout. If a particular website’s design is clunky and...

Choose the right fulfilment center. Follow these guides!

A fulfillment center is often referred to as a third-party logistics (3PL) provider. Some people think a fulfillment center and warehouse serve the same purpose, which is not the case. Fulfillment centers have bigger functions than warehouses. The main role of a...